Sabtu, 16 November 2013

Dampak Galau Bagi kesehatan

 Secara garis besar galau itu apa sih pens? pasti lo banyak yang bingung kan, padahal lo sendiri pernah ngalamin tapi lo nggak bisa menjawab arti dari galau itu sendiri. Dari kamus besar bahasa indonesia galau itu berarti : Beramai-ramai, ramai, keadaan ramai, kacau tidak karuan . Nah arti yang bercetak tebal dan miring itulah yang disalah artikan dengan remaja remaja dang sering disebut alay dengan istilah lain. Remaja alay mengganti arti galau dengan keadaan dimana kita cemas,resah,hilang harapan dan kebahagiaan sehingga dapat mengganggu psikis dan fisik kita. Tidak memungkiri lho pens galau bisa menyebabkan strees bahkan bisa menyebabkan gila atau psikopat.

  Nah mari kita bahas. Gejala orang galau dapat berupa keadaan murung,sering diam, sedih tanpa alasan bahkan sampai menangis dan merasa cemas.Kecemasan atau anxiety menurut Psikoanalisa (Sigmund Freud) yang  digolongkan menjadi kecemasan neurotis (kecemasan akan terjadinya sesuatu yang tidak diketahui), kecemasan moral (kecemasan karena takut melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan moral), dan kecemasan realistis (kecemasan karena bahaya yang datang dari dunia luar yang mungkin terjadi).
  Sedangkan stress yaitu keadaan dimana secara fisik orang bisa saja terlihat baik dan sehat namun psikis atau psikologisnya mengalami gangguan atau sakit. Penyakit inilah yang membahayakan pens dan jangan anggap sepele kejadian seperti ini. Jadi Stres dan Galau beda ngga pens? Lo tau jawabanya pasti :)

  Setelah tau gejala dan tanda tandanya kalian juga harus mengetahui dampak negativ dari galau pens.

1. Stres
  Seperti yang telah dibahas tadi galau kurang lebihnya bisa menyebabkan stres karena saat galau tubuh kita akan melepaskan hormon pemicu stres yang dapat menyebabkan pengaruh buruk bagi susunan syaraf otak kita dan menyebabkan stres .
Contoh, hormon kortisol sebagai hormon stres, memiliki efek metabolik beragam organ dan jaringan tubuh, termasuk sistem kardiovaskular, sistem saraf pusat, sistem renal dan sistem fetus.[5] Pada prinsipnya, kortisol akan memantik lintasan anabolisme pada hati dan lintasan katabolisme pada jaringan otot dan adiposa guna meningkatkan rasio serum gula darah. Oleh karena itu, seperti hormon pertumbuhan, adrenalin dan glukagon, kortisol dikatakan memiliki sifat diabetogenik, khususnya karena hormon ini meningkatkan produksi glukosa oleh hati melalui metabolisme glukoneogenesis setelah menstimulasi pelepasan asam amino dari jaringan otot yang diperlukan bagi lintasan metabolisme tersebut, namun menghambat kinerja hormon insulin pada transporter GLUT4 yang disekresi sebagai respon meningkatnya rasio serum gula darah.[6] Masih banyak efek metabolik dari sebuah hormon kortisol. Jika hormon kortisol diproduksi terus menerus dalam kadar yang tinggi, otomatis dapat meningkatkan gula darah. Sehingga kadar gula darah seseorang menjadi tidak seimbang yang pada akhirnya berujung pada penyakit metabolik yang bernama Diabetes.
Secara sederhana, galau membuat metabolisme dalam tubuh menjadi tidak seimbang. Ketika kondisi ini terjadi terus menerus muncullah gejala-gejala awal, jika diabaikan maka menjadi sebuah penyakit kronis.

2. Memacu hormon pertumbuhan jerawat
  di dalam tubuh mengandung hormon yang dapat melepaskan senyawa pembentuk jerawat, meski kalian sudah menjaga kebersihan muka tidak menghindari kemungkinan jika jerawat akan tumbuh dan jika dibiarkan akan semakin parah.

  Cara penanggulanganya simple kok pens.
1.Jangan menonton film yang membuat anda galau
2.Hindari menutup diri pada teman dekat karena sahabat adalah orang yang dapat mengurangi galau kita dengan kita menceritakan hal yang membuat galau kepada sahabat kita
3.Jangan tidur terlalu malam karena memikirkan hal yang bisa membuat galau
4.Untuk menghilangkan jerawat cukup meminum vitamin untuk merawat muka dan jaga kebersihan wajah.

  Simple kan pens semoga tips gue bermanfaat buat kalian ya. Jangan galau karena kehidupan lo terus berjalan pens. jadi keep Smile aja. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar