Selalu kau mengajakku untuk mengais semua kenangan
kenangan pahit yang sama sekali tak ingin ku lalui
secara tak sengaja engkau membuka cerita masa lalu
memaksaku untuk merasakan kepedihan itu
Tak pernah engkau ingin peduli
Peduli pada serpiha hati yang pernah kau sakiti
Kau datang tanpa melihat hati yang tulus mencintai
dan kau pergi dengan luka yang membekas ini
Ingin sekali kaki ini melangkahkan kaki
atau bahkan berlari untuk mengejar bayangmu
entah apa yang akan terjadi nanti
aku hanya ingin kau kembali
Tak puas kah engkau menghujam jantungku
menginjak injak peringaiku
meludah dalam kesengsaraanku
engkau bagaikan parang yang membunuhku
Apa dengan tangisku kah engkau tertawa?
Apa dengan penderitaanku engkau tersenyum?
Apa dengan jerit histerisku itu kemenangan untukmu?
Apa dengan kehancuranku engkau bahagia?
Apa semut kecil ini tak pantas untuk bahagia
sejenak merasakan kebebasan
Ingin sekali hirupan udara bebas yang asri
Tanpa sedikitpun luka yang dapat membuat perih
Aku hanya menginginkan kedamaian
melupakan sejenak semua kesesakan
menggantungkan sedikit rasa sakit
hingga benar-benar terlepas dari jeratan sakit ini
Hingga saatnya nanti
meski ku tertatih melewati semua medan yang berat ini
namun aku akan berusaha mencapai kebahagiaanku
hingga ku Mati Rasa Tentangmu
*Someone
Tidak ada komentar:
Posting Komentar